Mamalia mencakup hewan terberat, tertinggi, dan tercepat di daratan, yaitu gajah, jerapah, dan cheetah. Tikus, ikan paus, badak, kekelawar, dan manusia juga termasuk mamalia. Seperti burung, mamalia juga berdarah panas. Tapi ada 3 ciri yang membedakan mamalia dari makhluk lainnya. Semua mamalia berbulu atau berambut, menyusui anak, serta memiliki tipe sendi tulang rahang yang unik. Sendi tulang rahang ini membantu upaya identifikasi fosil mamalia prasejarah yang hidup jutaan tahun lalu di bumi. Mamalia juga termasuk anggota kelompok vertebrata karena memiliki vertebrae ( tulang belakang ). Ada sekitar 4000 jenis mamalia, termasuk karnivora ( pemakan daging ) seperti harimau ; herbivora ( pemakan tumbuhan ) seperti kelinci ; dan omnivora ( pemakan daging dan tumbuhan ) seperti beruang. Lembu, domba, kambing, dan hewan ternak lainnya adalah mamalia ; demilian juga hewan piaran seperti kucing dan anjing. Mamalia mendiami hampir seluruh tempat di bumi. Mamalia bisa ditemui di daratan, lautan, dan di udara, mulai dari Arktik ( kutub utara ) yang terdingin sampai ke gurun terpanas.
Mamalia dibagi kelompok menjadi tiga yaitu :
1. Mamalia Berplasenta.
2. Mamalia Marsupialia.
3. Mamalia Monotremata.
Mamalia Berplasenta
Kebanyakan mamalia seperti monyet , kucing, dan anjing, disebut mamalia berplasenta karena janinnya tumbuh dan diberi makan melalui plasenta dalam rahim induknya. Plasenta adalah organ khusus yang melekat pada dinding rahim. Organ ini menyalurkan gizi dan zat penting lainnya dari darah si induk ke darah janinnya. Gizi ini membantu anak untuk tumbuh dan berkembang. Ketika anak dilahirkan, plasenta juga ikut keluar dari rahim.
Mamalia Marsupialia
Kanguru, oposum, walabi, koala, wombat, dan bandikut dikenal sebagai marsupialia atau mamalia berkantong. Hewan ini membawa anaknya dalam kantong perutnya sampai anaknya mampu mandiri. Begitu keluar dari kantong perut induknya, anak kanguru kembali lagi ke kantong itu untuk menyusui. Marsupialia terdapat di Australia, Papua Nugini, Amerika Selatan, dan Amerika Utara. Tapi ada juga marsupialia yang tidak berkantong perut, seperti celurut oposum dari Amerika Selatan.
Mamalia Monotremata
Ada tiga jenis mamalia petelur, yang disebut mamalia monotremata. Kelompok ini mencakup platipus serta dua jenis landak semut, ketiganya ada di Australia. Setelah sekitar 10 hari, anaknya menetas dari telur lalu menyusui pada induknya.
Susu Mamalia
Mamalia adalah satu-satunya makhluk yang menyusui anaknya. Ketika memasuki masa melahirkan, betina mulai memproduksi susu pada kelenjar susu di dada atau bagian perutnya. Setelah lahir, si anak menyusu pada induknya. Air susu induknya baik bagi si anak karena hangat dan bergizi serta mengandung zat khusus yang melindungi si anak terhadap penyakit. Setelah makin besar dan kuat, si anak makin sedikit menyusu dan mulai makan makanan padat. Proses ini disebut penyapihan.
Masa Hamil
Waktu antara perkawinan dan kelahiran, ketika janin tumbuh dalam rahim induknya, disebut masa hamil. Secara umum, masa hamil mamalia besar berlangsung lebih lama dan jumlah anaknya lebih sedikit dari mamalia kecil.
Mamalia dan burung disebut hewan berdarah panas karena mampu mempertahankan kehangatan suhu tubuhnya, bahkan pada cuaca dingin pun. Mamalia memerlukan banyak makanan untuk menghasilkan energi panas. Energi panas untuk menghangatkan tubuh mamalia dihasilkan melalui reaksi kimia di dalam tubuh, khususnya dalam otot.







