Sabtu, 23 September 2017

Jawaban soal mid semester bahasa indonesia

1. Pengertian widget dalam sebuah blog adalah sebuah perangkat yang telah tersedia pada sebuah blog yang digunakan untuk mempermudah para pengguna blog dalam memasukkan kode HTML atau javascript yang kita pasang pada suatu blog. Widget atau istilah lainnya adalah gadget.

2. 5 widget yang wajib ada dalam sebuah blog :
A. Popular post
Melalui widget ini, pengunjung bisa mengetahui topik apa saja yang paling banyak dicari oleh pembaca lainnya pada blog anda.

B. Arsip blog
Widget ini sebagai sarana dokumentasi untuk semua artikel yang telah anda terbitkan.

C. Kategori atau label
Fungsi utama widget ini adalah untuk mengelompokkan artikel secara otomatis berdasarkan kriteria yang telah kita tentukan.
Melalui widget ini, pembaca bisa menelusuri kriteria pada blog untuk menemukan artikel yang mereka butuhkan.

D. Kotak pencarian ( search )
Widget ini berfungsi untuk mempercepat pencarian artikel pada blog.
Melalui widget ini, pengunjung tinggal memasukkan kata kunci, hasilnya bisa dilihat pada tampilan pencarian pada blog anda.

E. Recent post
Pengunjung akan mengetahui artikel terbaru yang telah anda terbitkan melalui widget ini.
Tujuannya agar lebih banyak artikel terbaru yang bisa anda hadirkan untuk pembaca.

3. Langkah-langkah memasang widget dalam blog :
A. Silahkan login ke akun blogger anda.
B. Kemudian pilih tata letak.
C. Pada halaman ini anda akan menemukan banyak gadget di beberapa posisi. Seperti ada yang diletakkan di header, sidebar, atau di bawah pada footer.
D. Lalu silahkan anda pilih akan menambahkan gadget di sebelah mana.
E. Contoh jika anda ingin menambahkan gadget google plus followers di sidebar sebelah kiri misalnya, klik tambahkan gadget pilih google plus followers.
F. Pada menu tambahkan gadget klik tanda + untuk menambahkan gadget, nanti akan tampil pratinjau seperti di bawah ini. Untuk ukuran anda bisa memilih otomatis atau manual yang ukurannya disesuaikan sendiri. Jika sudah lalu klik save / simpan.

4. Langkah-langkah mengganti template blog :
A. Login ke blogger.
B. Pada dashboard blogger pilih blog yang ingin anda ganti templatenya.
C. Klik template.
D. Klik tombol sesuaikan.
E. Klik pada pilihan template yang tersedia.
F. Anda dapat melakukan pengaturan tampilan pada menu di sebelah kiri.
G. Jika sudah cocok dengan salah satu template, klik terapkan ke blog.

5. 3 kata kunci dalam ceramah :
A. Pidato.
B. Khotbah.
C. Isu atau topik.

Rabu, 13 September 2017

Pengaruh Sampah Terhadap Lingkungan Sekitar di Kelas 11 SMA Kristen Kanaan

Bab 1 Pendahuluan 
1.1 Latar Belakang
Sampah merupakan suatu masalah yang sering terjadi di lingkungan sekolah, rumah, ataupun masyarakat. Sampah adalah sisa kegiatan kita sehari - hari yang telah digunakan ataupun disebut juga material yang tidak diinginkan atau tidak dapat digunakan lagi. Setiap tahun, Jumlah sampah semakin meningkat, hal ini menyebabkan keadaan suatu lingkungan menjadi tidak nyaman, menimbulkan suatu penyakit ataupun menyebabkan beberapa gangguan terhadap lingkungan. Bahkan di lingkungan sekolah yang seharusnya menjadi contoh lingkungan umum,  tetapi malah menjadi lingkungan sekolah yang terlihat kotor dan penuh dengan sampah. Seiring  berjalan waktu, masyarakat menemukan cara menanggulagi sampah. Dulu sampah hanya dibiarkan saja dengan ditumpuk, dibakar, ataupun dibiarkan membusuk saja disembarangan tempat, tetapi sekarang sampah sudah mulai diatasi dan bahkan mudah dimanfaatkan sebagai benda yang berguna dan bermanfaat bagi kita.


Sampah sudah menjadi masalah yang cukup mengkhawatirkan. Oleh karena itu, masyarakat di lingkungan sekolah harus menyadari dampak negatif yang disebabkan oleh sampah. Karena sampah yang tidak diatasi maka seiring berjalannya waktu, sampah akan menumpuk dan meningkat setiap tahunnya. Sehingga banyak menimbulkan penyakit yang berbahaya seperti demam berdarah, malaria, diare, tifus, Dan penyakit lainnya sehingga penyakitpun akan menyebar disekitar lingkungan ataupun juga menimbulkan beberapa kerugian.
Contohnya :
A. Pembuangan sampah sembarangan terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah. Sebuah video amatir hasil rekaman warga tertangkap sejumlah pria sedang membuang sampah yang dibawa truk ke sungai Bogowoto.

B. Daerah Sidoarjo, Jawa Timur gara-gara tumpukan sampah bertahun - tahun, warga sekitar sungai Mancas Sidoarjo mengalami gagal panen selama dua tahun berturut-turut.

C. Pengunjung car free day dikenakan sanksi memunguti sampah di arena CFD di Bundaran HI, Jakarta.

Saya melakukan penelitian ini dengan cara menggunakan teknik kualitatif dengan cara metode observasi karena lebih mudah diamati secara langsung melalui pengamatan dan juga mudah untuk mendapatkan kesimpulan.

1.2 Rumusan Masalah
A.Apa pengertian sampah ?
B.Apa dampak negatif yang disebabkan oleh sampah terhadap lingkungan sekitar ?
C.Apa pengaruh sampah terhadap lingkungan sekitar di kelas 11 SMA kristen Kanaan ?


1.3 Tujuan
A.Untuk  mengetahui pengertian dari sampah.
B.Untuk mengetahui dampak negatif yang disebabkan oleh sampah terhadap lingkungan sekitar.
C.Untuk mengetahui pengaruh sampah terhadap lingkungan sekitar di kelas 11 SMA Kristen Kanaan.


1.4 Manfaat
A.Agar mengetahui pengertian dari sampah.
B.Agar mengetahui dampak negatif yang disebabkan oleh sampah terhadap lingkungan sekitar.
C.Agar mengetahui pengaruh sampah terhadap lingkungan sekitar di kelas 11 SMA Kristen Kanaan.


Bab 2
Kajian Pustaka 

2.1 Sampah
2.1.1 Definisi Sampah
Sampah adalah semua jenis bahan padat, termasuk cairan dalam kontainer, yang dibuang sebagai barang-barang buangan tidak bermanfaat, atau barang-barang yang dibuang karena kelebihan ( Sarudji, Didik, 2006). 
Sedangkan menurut kamus KBBI, sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk digunakan secara biasa atau khusus dalam produksi atau pemakaian; barang rusak atau cacat selama manufaktur; atau materi berlebihan atau buangan. 

2.1.2 Jenis Sampah 
Pada dasarnya sampah berasal dari
A. Sampah alam, yaitu sampah yang diproduksi di alam dan dapat diuraikan melalui proses daur ulang alami, seperti daun kering di hutan yang akan terurai menjadi tanah. 

B. Sampah manusia adalah sampah yang dihasilkan oleh pencernaan manusia seperti feses dan urin. 

C. Sampah konsumsi adalah sampah yang dibuang ke tempat sampah yang dihasilkan karena penggunaan barang dari aktivitas manusia. 

Sampah memiliki beberapa bentuk yang dibedakan menjadi dua, yaitu :
A. Sampah cair 
Sampah cair adalah sampah yang bentuknya berupa benda cair. Misalnya air bekas cucian dan sampah cair pabrik / industri dan juga limbah rumah tangga. 

B. Sampah padat
Sampah padat adalah sampah yang bentuknya berupa benda padat. Misalnya potongan sayur, besi, sisa makanan, plastik, kaca, kertas, kayu, dll. 

Berdasarkan sifatnya, sampah padat dikelompokan menjadi dua jenis yaitu :
1. Sampah organik adalah sampah / limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup yang terdapat di alam seperti, tumbuhan dan hewan, serta berbagai macam hasil olahannya yang kemudian dibuang dan dapat diuraikan secara alami oleh bakteri tanpa perlu tambahan bahan kimia apapun di dalam penguraiannya. 

2. Sampah anorganik adalah sampah atau limbah yang dihasilkan dari berbagai macam proses, dimana jenis sampah ini tidak bisa terurai oleh bakteri secara alami dan pada umumnya akan membutuhkan waktu yang sangat lama di dalam penguraiannya. 

2.2 Lingkungan
2.2.1 Definisi Lingkungan 
Lingkungan adalah Kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna yang tumbuh diatas tanah maupun lautan. 
Lingkungan, di Indonesia sering juga disebut " lingkungan hidup ''. Dalam undang-undang no 23 tahun 1997 tentang pengelolaan lingkungan hidup, definisi lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia, dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya. 

2.2.2 Masalah Yang Terjadi Di Lingkungan Hidup Akibat Sampah. 
Masalah lingkungan hidup yang berhubungan dengan sampah adalah pencemaran. 
Pencemaran adalah masuknya zat, makhluk hidup atau energi lain ke dalam air atau udara. Pencemaran juga bisa diartikan sebagai adanya perubahan komposisi pada media yang dicemari misalnya saja tanah, air, udara yang disebabkan oleh beberapa faktor seperti oleh manusia, proses alam, dan lainnya yang mengakibatkan adanya penurunan kualitas media yang dicemari tersebut sehingga tidak dapat berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya. 

Jenis-jenis pencemaran yang ada sekitar kita :
A. Pencemaran air adalah pencemaran yang disebabkan oleh adanya suatu perubahan zat atau kandungan di dalam air baik itu air yang ada di sungai, danau, maupun air di lautan luas baik sampah organik maupun anorganik. 
Contoh : limbah rumah tangga, limbah pertanian, dan limbah industri. 

B. Pencemaran tanah adalah pencemaran yang terjadi karena adanya zat atau bahan kimia yang ada di dalam tanah dan biasanya terjadi karena hasil dari ulah manusia sehingga mengubah struktur dan kandungan tanah yang masih alami.
Contoh : kertas, plastik, kaca, besi, dll. 

C. Pencemaran udara adalah pencemaran yang terjadi karena adanya suatu kondisi dimana terdapat berbagai substansi zat baik itu fisik, kimia, dan juga biologi yang terdapat di dalam lapisan atmosfer bumi. Salah satu hal yang menjadi penyebab dari pencemaran udara adalah asap pabrik dan asap kendaraan bermotor yang banyak mengandung zat-zat berbahaya seperti karbon dioksida, karbon monoksida, CFC, dan oksida sulfur. 

2.3 Upaya Pencegahan Terhadap Sampah 
2.3.1 Prinsip Pengolahan Sampah 
Prinsip-prinsip yang bisa diterapkan dalam pengolahan sampah. Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama 5M ( Panji Nugroho, 2013 ), yaitu:
A. Mengurangi ( Reduce ) 
Mengurangi penggunaan barang-barang habis pakai yang dapat menimbulkan sampah dipergunakan lagi. 

B. Menggunakan ( Reuse) 
Mengusahakan untuk mencari barang-barang ataupun sampah yang bisa dipakai kembali dan menghindari pemakaian barang-barang yang sekali pakai. 

C. Mendaur Ulang ( Recycle )
Mengusahakan mencari barang yang dapat dipakai kembali sehingga dapat di daur ulang dan dapat dimanfaatkan kembali. 

D. Mengganti ( Replace) 
Ganti barang sekali pakai dengan barang yang lebih tahan lama, serta menggunakan barang yang ramah lingkungan. 

E. Menghargai ( Respect) 
Memiliki rasa kecintaan pada lingkungan, sehingga akan menimbulkan sikap bijaksana sebelum memilih. 

2.3.2 Dampak Negatif Sampah Yang tidak Dikelola 
Apabila pengelolaan sampah tidak dilakukan atau tidak terlaksanakan dengan baik. Maka akan dapat menimbulkan beberapa gejala ataupun dampak negatif. Dampak negatif tersebut :
A. Dampak terhadap kesehatan : menimbulkan penyakit seperti diare, deman berdarah, malaria, tifus, dan dll. 

B. Dampak terhadap lingkungan : menimbulkan kerusakan pada alam dan punahnya flora dan fauna Serra terjadinya bencana alam yaitu banjir. 

C. Dampak terhadap kehidupan sosial : menyebabkan bau busuk dan memberikan pemandangan yang buruk sekaligus berdampak negatif pada lingkungan sekitar.

Bab 3
Metodologi penelitian
3.1 Jenis Penelitian 
Teknik penelitian yang akan dipakai penulis dalam makalah ini adalah teknik kualitatif. Teknik kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman yang berdasarkan pada metodologi yang menyelidiki suatu fenomena sosial dan masalah manusia. Metode penelitian ini lebih suka menggunakan teknik analisis mendalam ( in-depth analysis), yaitu mengkaji masalah secara kasus perkasus karena teknik kualitatif yakin bahwa sifat suatu masalah akan berbeda dengan sifat dari masalah lainnya. Tujuan dari teknik kualitatif adalah untuk mencari suatu pemahaman secara mendalam terhadap suatu masalah. 

Mengapa saya memilih teknik tersebut karena teknik kualitatif lebih mendalam dan dapat lebih difokuskan pada pemahaman fenomena-fenomena sosial dan dapat memperoleh data secara deskriptif berupa kalimat tertulis ataupun hasil data yang ditulis oleh para responden tersebut.

3.2 Metode Penelitian 
Metode penelitian yang akan saya pakai adalah penelitian studi kasus. 
Studi kasus adalah suatu metode penelitian yang digunakan untuk mengembangkan pemahaman mulai dari suatu proses, program, ataupun acara dan kegiatan. Tujuan dari studi kasus adalah untuk mengembangkan suatu pemahaman yang komprehensif tentang suatu kasus atau keadaan yang terjadi dengan cara mendeskprisikan dan menganalisanya.

Pendekatan studi kasus bergantung pada pengumpulan data yang sistematis dan terperinci dari berbagai sumber terutama observasi langsung ke sumber data. Pelaksanaan studi kasus diadakan dengan mengumpulkan data secara lengkap, bersifat rahasia, dikerjakan secara terus menerus ( kontinyu), secara ilmiah dan diadakan dengan memperoleh data dari berbagai pihak. 

Studi kasus sendiri merupakan metode pengumpulan data yang bersifat menyeluruh dan terpadu. Menyeluruh berarti data yang dikumpulkan meliputi seluruh aspek individu tertentu. Terpadu berarti menggunakan berbagai pendekatan dalam mengumpulkan data. Dengan demikian, dari data yang terkumpul akan diperoleh pemahaman individu yang dimaksud.

3.3 Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang akan saya gunakan adalah observasi dan wawancara. Teknik tersebut digunakan oleh peneliti karena suatu fenomena ini akan mudah dimengerti dan maknanya yang baik, apabila peneliti melakukan interaksi dengan subyek penelitian dimana kejadian tersebut berlangsung. 

3.3.1 Teknik Wawancara 
Teknik wawancara yang akan digunakan adalah wawancara mendalam, artinya peneliti mengajukan beberapa pertanyaan secara mendalam yang berhubungan dengan fokus permasalahan atau topik tersebut, sehingga dengan wawancara mendalam ini data-data dapat dikumpulkan semaksimal mungkin. Teknik wawancara akan digunakan kepada teman-teman sekelas saya, pembimbing konseli, dan kepala sekolah SMA sebagai para responden. 

3.3.2 Teknik Observasi
Teknik observasi dalam penelitian kualitatif observasi diklasifikasikan menurut tiga cara pertama, pengamat dapat bertindak sebagai partisipan atau non-partsipan. Kedua, observasi dapat dilakukan secara terus terang atau penyamaran. Ketiga, observasi yang menyangkut latar penelitian dan dalam penelitian ini akan diamati saat didalam ataupun diluar kelas dan juga saya akan bertindak sebagai partisipan juga dimana saya sebagai observer atau peneliti juga terlibat dalam keseharian para responden. 







Rabu, 06 September 2017

Perbedaan Penelitian kualitatif dan kuantitatif

Halo, para pembaca ! Kali ini kita akan membahas tentang topik yang baru yaitu mengenai perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif, tetapi sebelum itu saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu penelitian kualitatif dan kuantitatif ?

Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang lebih difokuskan pada pemahaman fenomena-fenomena sosial dari perspektif partisipan dengan lebih menitikberatkan pada gambaran yang lengkap daripada merinci menjadi variabel yang saling terkait.

Data yang dihasilkan pada penelitian kualitatif adalah data yang deskriptif berupa kata-kata tertulis atau ucapan pelaku yang sedang diamati. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang hal yang diamati serta memperoleh teori baru untuk dijadikan sebagai karya ilmiah.

Penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang bersifat deskriptif dan lebih banyak menggunakan analisis. Penelitian kuantitatif bertujuan mencari hubungan yang menjelaskan sebab-sebab dalam fakta-fakta sosial yang terukur, menunjukan hubungan variabel serta menganalisa.

Penelitian kuantitatif ini dilakukan dengan mengumpulkan data dan hasil analisis untuk  mendapatkan informasi yang harus disimpulkan.

Perbedaan penelitian kualitatif dan kuantitatif :
Penelitian kualitatif : 
A. Desain.
- Spesifik, jelas, rinci.
- Ditetapkan secara mantap sejak awal.
- Menjadi pegangan langkah demi langkah.
B.Tujuan.
- Menunjukan hubungan antar variabel.
- Menguji teori.
- Mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif.
C.Teknik pengumpulan data
- Kuisioner.
- Observasi dan wawancara terskruktur.
D. Instrumen penilaian.
- Test, angket, wawancara terskruktur.
- Instrumen yang telah terstandar.

Penelitian kuantitatif :
A. Desain.
- Umum.
- Fleksibel.
- Berkembang dan muncul dalam proses penelitian.
B. Tujuan.
- Menemukan pola hubungan yang bersifat interaktif.
- Menemukan teori.
- Menggambarkan realitas yang kompleks.
- Memperoleh pemahaman makna.
C. Teknik pengumpulan data.
- Participant observation.
- In depth interview.
- Dokumentasi.
- Tringulasi.
D. Instrumen penilaian.
- Peneliti sebagai instrumen ( human  instrument ).
- Buku catatan, tape recorder, kamera, handycam, dan sebagainya.

Kesimpulan :
Bahwa penelitian kualitatif adalah suatu metode penelitian yang menggunakan sebuah teori untuk menemukan penjelasan mengenai suatu fenomena dalam kalimat ataupun paragraf mengenai topik tersebut.
Sedangkan,
Penelitian kuantitatif adalah suatu metode penelitian yang menjelaskan suatu topik ataupun suatu fenomena dengan menggunakan variabel seperti angka, tabel, ataupun diagram ataupun menggunakan suatu model-model matematis.



Perjalanan Ke Desa Plono

Pada hari Jumat tanggal 27 April 2018, sekolah saya akan melakukan kegiatan live in ke Yogyakarta di daerah Desa Plono, Samigaluh, Kul...