Awal kisah ini bermula pada saat saya masih SMP dimana saya bertemu dengan cinta pertama saya yang menjadi sahabat yang baik saat di kelas 9 dan disitulah perasaan cinta saya telah berubah terhadap dia. Wajahnya yang imut dan begitu juga sifat yang baik dan polos terhadap temannya dan juga memiliki senyum yang elok manisnya membuat hatiku berdegup dengan kencang saat pertama kalinya melihatnya. Yah dia bernama si A teman SMP saya saat kami berada di kelas yang sama di kelas 9. Tetapi waktu mau lulusan SMP, diapun pindah ke sekolah negeri untuk melanjutkan perguruannya yang lebih tinggi disana. Meskipun kami berada di sekolah yang berbeda, kami tetap selalu mengingat masa-masa kami saat jenjang SMP sebagai suatu cinta persahabatan.
Cerita ini bermula saat aku dan si A ini menduduki kelas 9 yang sama. Ketika saya melihatnya, dia kelihatan malu terhadap teman aku yang lain, tetapi selama 3 tahun belajar di kelas 9, diapun menjadi anak yang baik hati, suka bergaul, dan aktif dalam setiap kegiatan di sekolah dan sayapun juga menjadi temannya waktu kelas 9. Sayapun heran karena bisa berteman dengannya dan bisa akrab dengannya juga. Mungkin saya bisa berteman dengan dia karena bisa saja pada sifatnya yang baik ataupun senyum yang ramah terhadap aku.
Suatu waktu aku dan si A sedang mengerjakan tugas kelompok dengan teman lain sehingga teman saya mengira bahwa saya suka sama si A tetapi sayapun bilang kepada mereka bahwa saya tidak berpacaran dengan si A, tetapi saya cuma teman yang bias saja seperti dia saat di kelas 9 dengan yang lain. Selama waktu berlalu, kamipun tetap selalu bersapa saat pagi hari dan juga saling tolong menolong saat mengerjakan tugas.
Sering berjalannya waktu yang kami lalui bersama akupun merasa ada hal yang sedikit aneh pada perasaanku. Saat aku melihatnya wajah, akupun agak sedikit malu terhadapnya dan tidak berani melihat wajahnya secara langsung. Dalam hatiku mengatakan bahwa apakah mungkin saya suka dengan dia ? ataupun apakah ini cinta ? . Setiap hari aku merenungkan dan agak berpikir, akhirnya saya menyadari bahwa saya suka dengan dia. Tanpa saya sadari aku sudah sangat suka terhadapnya saat kami bertemu secara langsung. Tapi saya ingin dia menjadi pacar saya di sekolah, tetapi tidak berani mengatakan kepadanya. Tapi saya memutuskan niat saya untuk menjadi si A sebagai sahabatku karena dia hanya orang yang biasa seperti saya yang bersekolah tepat waktu, selalu mengerjakan pr dan lain-lain saat kami di kelas 9 bersama.
Sewaktu perpisahan lulusan SMP, kamipun selalu mengingat teman-teman kami masing-masing dengan berfoto bersama dan juga berfoto dengan guru wali kelas kami. Saat berakhir perpisahan, sayapun menerima suatu buku perpisahan ataupun yearbook yang berisi kenangan-kenangan saat kami berada di kelas 9. Di dalam yearbook tersebut terdapat data teman saya si A dan sayapun selalu mengingat ulang tahunnya dan mengikuti dia lewat instagram dan lain-lain. Saat hari ulang tahunnya, sayapun mengucapkan selamat ulang tahun kepadanya dan dia bilang terima kasih kepada saya dan sayapun lega saat mendengarkan itu dan juga pada saat hari ulang tahun saya, dia mengatakan selamat ulang tahun kepada saya dan sayapun mengucapkan terima kasih kepadanya. Saat menerima pesan itu saya merasa senang dan lega dalam hati saya dan sayapun bersyukur punya teman ataupun sahabat yang seperti dia. Semoga dalam kehidupan yang akan datang, dia akan selalu mengingat saya sebagai sahabat ataupun teman dan juga kemungkinan menjadi pasangan hidup saya dalam kehidupan yang akan datang dan sayapun bersyukur atas itu.