Pengalaman hidup
mengenai Ayah saya bahwa Ayah saya adalah orang yang selalu bekerja keras demi
kebutuhan keluarganya dan aku. Ayahku seperti seorang pemimpin yang memikirkan
situasi apapun didalam keluarga saya seperti masalah keuangan kakak saya saat
kuliah dan juga pembayaran uang sekolah demi aku untuk bisa sekolah. Walaupun capek
ataupun lelah, Ayah saya selalu bekerja keras untuk mendapatkan rezeki demi
kepentingan saya dan kakak saya. Ayah saya ini adalah orang yang sangat mudah
bergaul dengan orang lain, suka menghibur saat saya lagi stress ataupun lagi
istirahat dan juga mengajarkan saya cara menjadi orang yang sudah dewasa,
mandiri, pintar, dan bertanggung jawab atas tindakan saya sendiri. Ayah saya
bersikap tegas dan juga mengajarkan saya untuk berani dan tidak mudah kalah
dengan seseorang tetapi juga mengajari saya untuk bersosialisasi dengan teman-teman saya saat di sekolah.
Didikan dari Ayah saya
ini sangat berarti kepada saya sendiri karena mampu mengubah saya menjadi orang
yang mandiri, bertanggung jawab, dan memberitahu saya untuk selalu mempersiapkan
diri dalam menghadapi dunia pekerjaan yang akan datang dari tahun ke tahun.
Kadang-kadang saya tidak mendengarkan nasihat ayah saya karena tidak peduli
akan setiap nasihat yang diberikan kepada Ayah saya tetapi sayapun berubah menjadi
saya yang sekarang ini karena perkataan dan nasihat yang diberikan kepada Ayah
saya ini. Nasihat ini diberitahukan oleh Ibu saya bahwa Ibu saya menasehatiku
untuk terus menghormati segala usaha ataupun perjuangan yang dilakukan oleh
Ayah saya karena tanpa dia, saya tidak dapat diciptakan ataupun dilahirkan di
dunia ini dan tanpa usahanya, saya tidak mampu dapat bersekolah.
Hal terindah yang saya
ingat mengenai Ayah saya adalah bahwa saya menganggap ayah saya bukan hanya
seorang ayah tetapi juga sebagai guru dan juga teman yang mudah diajak bicara
dalam situasi apapun. Sejelek-jeleknya ayahku tetap saja dia ayah yang baik dimata
saya dan juga hati saya. Saya senang bahwa ayahku selalu tertawa dan tersenyum
demi keluarga dan itu pernah terjadi saat kami berpergian bersama di Taman Mini
Indonesia Indah dan Kebun Bintang Ragunan. Saat kami berada di tempat tersebut,
Ayahku selalu membantuku untuk selalu santai dan tidak stress saat belajar
sehingga ia mengajak aku dan keluarganya untuk liburan dengan santai dan bebas
dalam segala pekerjaan ataupun ulangan untuk dapat mengetahui dunia diluar dan
menghilangkan rasa kelelahan dalam keluarga kami sambil tersenyum dan tertawa
saat kami menikmati liburan kami. Dalam hati saya berkata berterima kasih
kepada Ayah saya karena dia tahu bahwa saya sudah menjadi orang yang bertanggung
jawab, mandiri dalam belajar, dan diapun tahu bahwa saya sudah cukup capek dan
lelah sehingga ia merencanakan suatu liburan buat saya. Atas tindakannya, saya
mampu bersantai dan dapat menikmati liburan yang singkat dan itu juga membantu
saya untuk tidak stress saat saya belajar.
Kerja keras, didikan,
rencana, kasih sayang dan lain-lain dari seorang Ayah memang tidak dapat
dipikirkan ataupun dibandingkan oleh saya sendiri karena itu merupakan
perjuangan yang diberikan ataupun dilakukan oleh Ayah saya itu semua demi saya
dan keluarga saya. Sayapun tidak dapat memikirkan pola pikir dari seorang Ayah
karena dialah orang yang bertanggung jawab, bekerja keras dengan membanting
tulang dia sendiri, dan juga sebagai seorang pemimpin keluarga yang tugasnya
mencari nafkah bagi kehidupan saya dan keluarganya.
Dalam hati saya berkata
untuk selalu menghargai perjuangan yang diberikan oleh Ayah saya demi saya
sendiri dan berterima kasih kepadanya dalam situasi apapun karena perjuangan
seorang ayah memang tidak dapat diremehkan semudah itu dan itu merupakan
pengajaran bagi saya karena Ayah kita sendiri merupakan pendamping hidup kita
ataupun manusia yang berjuang demi keturunannya dimasa yang akan datang dan
perjuangannya akan saya selalu hargai dan juga saya bantu saat dia mengalami
kesulitan ataupun kelelahan dalam tahun ke tahun
Kutipan :
Ayah adalah seorang pria yang mengharapkan anaknya nanti
akan sebaik pria yang dulu ia inginkan.
~ Frank A. Clark

Tidak ada komentar:
Posting Komentar