Pengalaman
hidup mengenai Ibu saya bahwa Ibu saya adalah orang yang sangat perhatian
kepada saya dan kadang-kadang bersikap tegas juga terhadap saya saat melakukan
kesalahan tetapi Ibu saya adalah orang yang selalu bekerja keras demi saya dan
keluarganya. Walaupun dalam keadaan fisik ataupun jasmani agak lemah ataupun
menurun, Ibu saya selalu bangkit dan bersemangat untuk bekerja demi kebutuhan
keluarga saya. Ibu saya ini adalah orang yang pantang menyerah demi saya dan
juga mengajari saya untuk selalu mandiri sendiri dan juga bersikap seperti
orang dewasa. Pada saya masih kecil, Ibu saya selalu perhatian sama saya
mengenai tugas dari sekolah, peringati saya untuk selalu berhati-hati saat
bermain, selalu menyuruh-nyuruh saya untuk tidur tepat waktu, dan mengingatkan
saya untuk bertanggung jawab atas segala hal yang saya kerjakan ataupun sudah
dilakukan.
Rasa
perhatian dari Ibu saya ini sangat luar biasa sekali karena mampu mengubah saya
menjadi orang yang bertanggung jawab dan menjadi orang yang lebih dewasa saat
menghadapi perguruan yang lebih tinggi dari tahun ke tahun. Perhatian dari Ibu
saya agak resah dan kesal menurut perkataan dalam hati saya tetapi saya tidak
mau diperhatikan oleh Ibu saya namun saya tahu bahwa Ibu saya selalu khawatir
kepada saya karena dialah yang memberiku kehidupan yang baik dan damai bagi
hati saya dan juga yang telah melahirkan saya dengan susah payah untuk saya
dapat hidup di dunia ini.
Cinta
seorang Ibu tidak dapat diduga dan itu pernah terjadi kepada saya saat saya
mengalami suatu peristiwa yang buruk sekali sejak saya kecil dan itupun terjadi
dua kali dalam kehidupan saya. Pertama, ketika saya masih SD kelas 4 atau kelas
5 saya terkena penyakit sakit kuning yang membuat air kencing saya menjadi
kuning dan membuat lemas tubuh saya. Ibu saya memutuskan untuk pergi ke dokter
untuk dapat diperiksa dan akhirnya dokter menyuruh Ibu saya untuk cek darah
saya di labotorium. Perjalanan dari dari rumah sakit ke labotorium tidak terlalu
jauh sehingga saya mampu mencapai labotorium tersebut. Setelah sampai, sayapun
disuruh oleh Ibu saya untuk disuntik tetapi saya takut disuntik namun Ibu saya
dapat membuat saya tenang dan akhirnya saya dapat disuntik. Setelah disuntik,
saya agak pusing dan tidak dapat berjalan karena tubuh saya agak lemas sehingga
Ibu saya menggendong saya sepanjang jalan menuju ke rumah sakit tanpa
memikirkan apapun demi saya. Pada waktu itu, saya berterima kasih kepada Ibu
saya dalam hati karena telah memperhatiakn saya dan rasa kepedulian ataupun
cinta terhadap saya.
Kedua,
sejak saya masih SMP, saya menderita usus buntu .Kejadian itu sangat
mengkhawatirkan bagi Ibu saya sendiri sehingga saya bersama keluarga saya pergi
ke rumah sakit untuk dioperasi oleh dokter. Setelah mendapatkan kamar untuk dapat
menginap di rumah sakit, tibalah waktu saya untuk dioperasi. Sayapun gugup dan
takut akan operasi tersebut tetapi Ibu saya bilang kepada saya untuk selalu
berdoa kepada tuhan dalam mendapatkan keselamatan selama operasi tersebut dan
akhirnya sayapun tidak takut lagi dan bersiap untuk dioperasi. Setelah saya
selesai dioperasi, sayapun siuman dan agak berhalusinasi sehingga Ibu saya
memegang tangan saya untuk dapat menemani saya saat saya dalam proses
penyembuhan selama beberapa hari di rumah sakit.
Kasih
sayang Ibu saya ini sangat saya hargai sekali karena tanpa perhatian ataupun
didikannya saya tidak dapat menjadi orang yang seperti saya sekarang ini. Dalam
hati saya berkata untuk berterima kasih kepada Ibu saya dalam situasi apapun
karena rasa perhatiannya kepada saya tidak akan pernah hilang dalam kehidupaan
selanjutnya.
Kutipan :
Satu-satunya cinta yang sungguh aku percaya adalah
cinta seorang ibu kepada anak-anaknya.
~ Karl Lagerfeld

Sayangi ibumu dan jangan kecewakan dia
BalasHapusSiap bos saya akan mencintai mami saya
HapusSangat bagus dan menyentuh.
BalasHapuskasih ibu sepanjang masa! sayangilah ibumu selagi ada!
BalasHapussayangilah ibumu sepanjang masa
BalasHapusOk makasih ellen tetap sayangi ibumu juga seperti ibu aku.
HapusWahh di balik galaknya mama danni ternyata orang nya seperti ituu... nice
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusCinta dari seorang ibu memang tidak asa yang dapat menandingi
BalasHapusMemang benar ibu adalah seorang yang tidak dapat ditandingi kasih sayang.
HapusCinta seorang ibu memang yang terbaik :)
BalasHapusMakasih Clara, ibu aku memang yang terbaik dalam kehidupanku
HapusLanjutkan terus karyanya bang
BalasHapusOk bos tingkatkan karyamu dan cintamu terhadap ibumu OK.
HapusKasih ibu kepada danni,tak terhingga sepanjang masa...
BalasHapusMakasih cent kasih ibu gue memang sangat tidak terduga.
HapusHanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia...
BalasHapusHanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia...
BalasHapusMake your mom proud
BalasHapusTulisannya sangat menginspirasi dan menyentuh
BalasHapusKasih ibu kepada Danni tak terhingga sepanjang masa
BalasHapusCinta seorang ibu memang luar biasa
BalasHapusCinta yang teramat amat amat mendalam
BalasHapusPengorbanan ibu memang hebat
BalasHapusKasih sayang seorang ibu memang sepanjang masa dan sangat berharga
BalasHapusSangat menyentuh, kasih sayang ibu kpd anaknya memang tiada batas. Tetap sayangi ibumu ya!!
BalasHapusLuar biasa memang kasih ibu pada kita, sayangi ibu selagi kita masih bisa menyayanginya
BalasHapusSemoga dani bisa mengikuti teladan ibu yang bekerja keras , dan berjuang.
BalasHapusGood
BalasHapus